FKIP News—Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan dengan menggelar kuliah umum di SMAN 2 Jombang. Kegiatan ini merupakan bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema “Gaya Hidup Berkelanjutan,” yang berfokus pada pemanfaatan solar cell sebagai energi ramah lingkungan.

Kuliah umum ini menghadirkan Prof. Dr. Yus Mochamad Cholily, M.Si, seorang akademisi di bidang matematika yang menjelaskan bagaimana konsep matematika berperan dalam teknologi energi terbarukan, khususnya solar cell. Selain itu, kegiatan ini juga didampingi oleh Siti Khoirully Ummah, M.Pd., yang memberikan informasi seputar Prodi Pendidikan Matematika UMM, termasuk kurikulum, fasilitas, serta peluang studi dan karier bagi para siswa yang tertarik melanjutkan pendidikan di bidang matematika.

Dalam pemaparannya, Prof. Yus menekankan bahwa matematika memiliki peran yang sangat besar dalam pengembangan teknologi energi terbarukan. “Konsep matematika sangat diperlukan dalam analisis efisiensi panel surya, optimasi penggunaan energi, serta perhitungan daya guna yang dihasilkan oleh solar cell. Dengan pemahaman matematika yang baik, kita dapat meningkatkan efisiensi energi terbarukan dan mengoptimalkan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa perkembangan teknologi yang pesat menuntut generasi muda untuk memiliki pemahaman yang kuat dalam ilmu sains dan matematika. “Siswa harus memiliki mindset inovatif dalam menghadapi tantangan global, termasuk dalam hal energi berkelanjutan. Salah satu kunci utama dalam keberlanjutan energi adalah penguasaan ilmu pengetahuan yang matang, khususnya dalam bidang matematika dan sains,” lanjutnya.

Selain membahas aspek akademik, kuliah umum ini juga menjadi ajang bagi Prodi Pendidikan Matematika UMM untuk memperkenalkan program studinya kepada siswa-siswi SMAN 2 Jombang. Siti Khoirully Ummah, M.Pd., menjelaskan berbagai keunggulan yang dimiliki oleh prodi tersebut, mulai dari kurikulum berbasis teknologi, laboratorium modern, hingga berbagai kesempatan beasiswa dan pertukaran mahasiswa ke luar negeri.

Siti Khoirully Ummah juga menambahkan bahwa Prodi Pendidikan Matematika selalu berupaya memberikan pendidikan berkualitas dengan pendekatan berbasis riset dan inovasi. “Kami tidak hanya membekali mahasiswa dengan teori, tetapi juga memberikan pengalaman praktis yang dapat diterapkan di dunia nyata. Dengan kurikulum yang berbasis teknologi dan didukung labolatorium dan berbagai program internasional, kami memastikan bahwa mahasiswa kami dapat menjadi lulusan kompeten yang siap berkontribusi untuk negeri,” tambahnya.

Antusiasme siswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi diskusi. Beberapa siswa tertarik untuk mengetahui lebih dalam tentang cara kerja solar cell dan bagaimana penerapan matematika dalam bidang energi terbarukan, serta berbagai program unggulan Prodi Pendidikan Matematika.

Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Prodi Pendidikan Matematika UMM dalam memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan di tingkat sekolah menengah. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan siswa-siswi SMAN 2 Jombang semakin termotivasi untuk mengembangkan diri dan berkontribusi dalam menciptakan solusi inovatif bagi permasalahan global, khususnya dalam bidang energi terbarukan. Melalui kerja sama dengan berbagai sekolah, Prodi Pendidikan matematika FKIP UMM berharap dapat terus menginspirasi siswa untuk lebih mencintai ilmu pengetahuan dan melihat matematika sebagai ilmu yang aplikatif dan relevan dalam berbagai aspek kehidupan. (*Rn/ed: fd)