FKIP News-Laboratorium Ke SD-an Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sukses menyelenggarakan pagelaran drama, Kamis (19/06/2025). Menariknya, acara yang dihelat di  di Aula GKB 3 Lantai 6 UMM itu mengusung tema“Chronicles of Wonder”.

Pagelaran ini merupakan bagian dari implementasi mata kuliah kajian bahasa Indonesia, sekaligus sebagai wadah untuk menampilkan kreativitas mahasiswa dalam bidang akting dan teater anak. “Chronicles of Wonder”, yang berarti “Kisah Keajaiban”, menyuguhkan keanekaragaman tema yang dekat dengan dunia imajinasi anak-anak bergenre fiksi fantasi.

Setiap kelompok mahasiswa menampilkan karya sastra drama imajinatif anak, dengan naskah, tata artistik, kostum, dan musik yang disesuaikan dengan karakteristik tokoh dan alur cerita masing-masing. Acara ini bertujuan tidak hanya untuk menumbuhkan kecintaan terhadap karya sastra anak, tetapi juga sebagai sarana edukatif untuk mengenalkan nilai-nilai moral kepada generasi penerus melalui pendekatan estetika dan pedagogi.

Innany Mukhlishina, M.Pd, selaku dosen pengampu mata kuliah Kajian Bahasa Indonesia, menyampaikan apresiasinya terhadap pagelaran ini. Menurut beliau acara ini bermanfaat untuk mahasiswa PGSD. “Dalam mengembangkan keterampilan berbahasa sebagai calon guru sd yang profesional pagelaran ini bermanfaat untuk mengembangkan karakteristik guru yang profesional dan berintegritas beliau juga menyampaikan kesannya bahwa acara pagelarannya menarik, mengagumkan dan sesuai harapan” ungkap Innany.

Sejalan dengan itu, Ima Wahyu Putri Utami, S.Pd., M.Pd, selaku Ketua Laboratorium Ke-SD-an PGSD UMM menambahkan bahwa melalui acara pagelaran ini dapat menjadi ruang tumbuh bagi adik-adik mahasiswa. “Pagelaran ini bukan hanya sekedar acara biasa namun sekaligus menginspirasi metode pembelajaran bahasa Indonesia yang lebih menyenangkan dan bermakna di sekolah dasar” ujarnya.

 

Sementara itu, Naura Venda Aulia, selaku ketua pelaksana kegiatan, mengungkapkan rasa bangganya atas kerja keras dan kebersamaan seluruh tim. “Kami menyiapkan pagelaran ini sebagai bentuk apresiasi terhadap karya sastra dan seni peran yang telah kita pelajari. Harapan kami, acara ini tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga mampu menjadi sarana pembelajaran, ekspresi diri, serta menginspirasi kita semua untuk terus berkarya dan mencintai bahasa Indonesia” jelas Naura.

Acara ini turut dihadiri oleh dosen pembimbing, juri, sivitas akademika UMM, serta mahasiswa. Antusiasme penonton menjadi bukti bahwa karya sastra anak tetap memiliki ruang istimewa dalam dunia pendidikan dan seni peran Indonesia. (*nva)